TERBUKTI, Ternyata bayi sudah bisa mengingat suara sejak dalam kandungan!

Selama ini wanita yang sedang hamil diharapkan untuk menjauhi hal-hal buruk. Misalkan tidak berbicara hal-hal yang jelek, mendengarkan ucapan yang buruk, atau melihat hal-hal yang buruk. Wanita yang sedang hamil diharapkan mendengarkan suara yang baik, berbicara dan mendengarkan hal-hal yang baik. Banyak orang percaya bahwa hal tersebut tak hanya mempengaruhi sang ibu tetapi juga bayi dalam kandungannya.

Hal ini nyatanya bukan sekedar mitos belaka namun juga terbukti secara ilmiah. Penelitian menunjukkan bahwa bayi sudah memiliki kemampuan untuk mengingat, terutama suara, sejak dalam kandungan. Bayi bisa mengenali suara ibunya dan ketika sudah terlahir, mereka akan mengenali ibunya dengan mengingat suara yang mereka dengar sejak dalam kandungan.

Uniknya, penelitian bahkan menemukan bahwa bayi bisa mengingat tak hanya suara ibunya melainkan juga suara lain yang didengarnya sejak dalam rahim. Bayi bahkan bisa mengenali suara musik pembuka sebuah acara televisi yang sering ditonton oleh ibunya saat hamil, seperti dilansir oleh Boldsky (12/06).


Sebuah penelitian terbaru dari Finlandia mengungkap bahwa bayi bisa mengingat suara dan kata-kata yang didengarnya saat dalam kandungan. Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap sekelompok ibu hamil yang diminta mendengarkan silabel seperti 'tatata' selama 25.000 kali setiap hari. Ini dilakukan ketika usia kehamilan menginjak 29 minggu hingga saatnya melahirkan.

Setelah bayi lahir, peneliti melakukan pengamatan terhadap aktivitas otak mereka ketika diperdengarkan silabel 'tatata' seperti saat mereka masih dalam kandungan. Hasilnya menunjukkan bahwa bayi bisa mengenali suara dan kata tersebut. Terkadang, bayi juga mengenali suara ibu mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa bayi lebih mudah mengingat musik dan suara ibu mereka.

Inilah alasan seringkali ibu hamil diminta untuk mengajak berbicara bayi dalam kandungan mereka. Ketika mendengarkan suara ibu, bayi membentuk hubungan dan ikatan dengan ibunya. Tak hanya ibu, ayah juga sebaiknya sering mengajak bicara anak dalam kandungan mereka. Ini akan membuat anak juga mengenali sang ayah dan membentuk hubungan dengannya, bahkan sebelum dilahirkan.